Pusdiklat Bimtek Pemerintahan

Bimtek Integrasi Manajemen Risiko Ke Dalam Perencanaan Dan Penganggaran Daerah Untuk Mencapai Target 2026 -2027

Bimtek Integrasi Manajemen Risiko Ke Dalam Perencanaan Dan Penganggaran Daerah Untuk Mencapai Target 2026 -2027

Bimtek Integrasi Manajemen Risiko Ke Dalam Perencanaan Dan Penganggaran Daerah Untuk Mencapai Target 2026 -2027

Deskripsi

Bimtek Integrasi Manajemen Risiko ke dalam Perencanaan dan Penganggaran Daerah untuk Mencapai Target 2026–2027 merupakan program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan aparatur pemerintah daerah dalam mengintegrasikan manajemen risiko ke dalam proses perencanaan pembangunan dan penganggaran secara terpadu. Pendekatan ini penting agar setiap program dan kegiatan daerah dapat dilaksanakan secara lebih terarah, efektif, efisien, dan mampu mencapai target kinerja yang telah ditetapkan.

Dalam pelatihan ini, peserta akan memperoleh pemahaman mengenai konsep dan prinsip manajemen risiko sektor publik, identifikasi risiko strategis dan operasional, penilaian kemungkinan serta dampak risiko, penyusunan profil risiko, hingga penetapan strategi mitigasi. Pembahasan juga diarahkan pada keterkaitan antara risiko dengan dokumen perencanaan dan penganggaran daerah, termasuk RPJMD/RKPD, Renstra/Renja Perangkat Daerah, KUA-PPAS, serta APBD sesuai konteks dan ketentuan yang berlaku.

Peserta juga akan mempelajari bagaimana hasil identifikasi risiko digunakan sebagai dasar dalam menentukan prioritas program, indikator kinerja, kebutuhan anggaran, dan langkah pengendalian. Selain itu, dibahas mekanisme monitoring, evaluasi, pelaporan, serta tindak lanjut risiko agar pelaksanaan program tetap berada pada jalur pencapaian target.

Melalui bimtek ini, pemerintah daerah diharapkan mampu membangun proses perencanaan dan penganggaran yang lebih berbasis risiko, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, mengoptimalkan penggunaan anggaran, serta memperkuat pencapaian sasaran pembangunan daerah secara terukur dan berkelanjutan.

Tujuan Bimtek Integrasi Manajemen Risiko Ke Dalam Perencanaan Dan Penganggaran Daerah Untuk Mencapai Target 2026 -2027

  • Meningkatkan pemahaman aparatur mengenai konsep manajemen risiko dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
  • Memahami keterkaitan manajemen risiko dengan proses perencanaan dan penganggaran daerah.
  • Mampu mengidentifikasi risiko strategis, program, kegiatan, dan operasional perangkat daerah.
  • Mampu melakukan analisis dan penilaian risiko berdasarkan kemungkinan dan dampaknya terhadap pencapaian target.
  • Mampu menyusun profil risiko dan strategi mitigasi yang tepat.
  • Mengintegrasikan hasil identifikasi risiko ke dalam perencanaan program, kegiatan, indikator kinerja, dan kebutuhan anggaran.
  • Meningkatkan kualitas penyusunan perencanaan dan penganggaran berbasis risiko.
  • Mengoptimalkan penggunaan anggaran untuk mendukung pencapaian target pembangunan daerah.
  • Memperkuat pengendalian internal, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan program daerah.
  • Meningkatkan kemampuan pemerintah daerah dalam mencapai target kinerja secara efektif, efisien, dan terukur.

Materi Bimtek Integrasi Manajemen Risiko Ke Dalam Perencanaan Dan Penganggaran Daerah Untuk Mencapai Target 2026 -2027

  • Konsep Dasar Manajemen Risiko Sektor Publik
  • Prinsip dan Kerangka Manajemen Risiko Pemerintah Daerah
  • Tata Kelola Risiko dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
  • Identifikasi Risiko Strategis dan Operasional
  • Identifikasi Risiko pada Program dan Kegiatan Perangkat Daerah
  • Analisis Kemungkinan dan Dampak Risiko
  • Penyusunan Peta dan Profil Risiko
  • Penetapan Risk Appetite dan Prioritas Risiko
  • Penyusunan Strategi dan Rencana Mitigasi Risiko
  • Integrasi Risiko ke dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
  • Integrasi Manajemen Risiko dengan RPJMD/RKPD
  • Integrasi Risiko dalam Renstra dan Renja Perangkat Daerah
  • Integrasi Risiko dengan KUA-PPAS dan APBD
  • Penyusunan Program, Kegiatan, dan Indikator Kinerja Berbasis Risiko
  • Penyelarasan Risiko dengan Target dan Sasaran Kinerja Daerah
  • Penganggaran Berbasis Risiko dan Prioritas Pembangunan
  • Pengendalian Internal dan Mitigasi Risiko
  • Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Risiko
  • Pengukuran Efektivitas Mitigasi terhadap Pencapaian Target
  • Studi Kasus dan Simulasi Integrasi Manajemen Risiko ke dalam Perencanaan dan Penganggaran Daerah

Untuk Memehami Opsi Di Atas Maka Kami Lembaga Studi Manajemen Akuntansi Dan Pemerintahan Bersama Para Narasumber Dari BKN RI ,KEMENDAGRI RI .ANRI RI Praktisi Dan Akademisi Melaksanakan Bimtek Integrasi Manajemen Risiko Ke Dalam Perencanaan Dan Penganggaran Daerah Untuk Mencapai Target 2026 -2027  Informasi Jadwal dan Tanggal Pelaksanaan Silahkan klik dan Download https://www.pusdiklatlsmap.com/download-jadwal/

Investasi Biaya 

  • Biaya Bimtek Diklat Sebesar @Rp 4.500.000 ( Empat Juta Lima Ratus Ribu Rupiah ) Sudah Termasuk Akomodasi Hotel
  • Biaya Bimtek Non Akomodasi Hotel @Rp.3.500.000 ( Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
  • Bagi Pemda Yang Sudah Menerapkan Transaksi Non Tunai Pembayaran Dapat Di        Transfer Rekening Bank Mandiri KCP Jakarta Graha No 121-00-0738303-1 An Lembaga  Studi Manajemen Akuntansi Dan Pemerintahan
  • Bagi Pemda Yang Belum Menerapkan Transaksi Non Tunai  / Pembayaran Di Tempat Pada saat Regestrasi Hotel
  • Menginap 3 Malam Twin Share (Bagi Peserta Menginap)
  • Mendapat Pendidikan dan Pelatihan selama 2 hari
  • Mendapat Tanda Peserta Bimtek
  • Mendapat Tas Eksklusif
  • Mendapat Konsumsi (Coffe Break 2x dan Lunch 2x)
  • Mendapat Dinner 3x (bagi peserta yang menginap)
  • Mendapat Kelengkapan Bimtek (Pena/Pensil, Note Book dan Makalah Bimtek )
  • Mendapat Flasdisk 8 GB
  • Mendapat Dokumentasi Kegiatan
  • Antar Jemput Bandara – Khusus Grup Rombongan 8 Orang
  • Mendapat Sertifikat Bimtek
  • City Tour Sesuai Daerah Tempat Pelaksanaan Bimtek Yang dipilih

Kami juga melayani permintaan kegiatan inhouse training atau outbound training didaerah dengan waktu,tempat dan materi yang disesuaikan berdasarkan permintaan dengan minimal 15 orang peserta. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi :

Kontak Kantor ☎ (021) 21202049,
Kontak Telpon Dan WA  0821-1414-0177, 0812-8862-1238

FAQ Bimtek Integrasi Manajemen Risiko ke dalam Perencanaan dan Penganggaran Daerah 2026–2027

1. Apa itu Bimtek Integrasi Manajemen Risiko ke dalam Perencanaan dan Penganggaran Daerah?
Bimtek ini merupakan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan aparatur pemerintah daerah dalam mengintegrasikan identifikasi, analisis, mitigasi, dan monitoring risiko ke dalam proses perencanaan pembangunan serta penganggaran daerah.

2. Siapa yang dapat mengikuti bimtek ini?
Peserta dapat berasal dari Bappeda, BPKAD/BPKPD, Inspektorat, TAPD, perangkat daerah, bagian perencanaan dan keuangan, serta pejabat atau staf yang terlibat dalam penyusunan program, kegiatan, dan anggaran daerah.

3. Apa saja materi yang dibahas?
Materi mencakup manajemen risiko sektor publik, identifikasi dan penilaian risiko, penyusunan profil risiko, strategi mitigasi, integrasi risiko ke dalam dokumen perencanaan, penganggaran berbasis risiko, monitoring, evaluasi, dan pelaporan.

4. Apakah pelatihan membahas hubungan risiko dengan RKPD dan Renja?
Ya. Peserta akan mempelajari bagaimana hasil identifikasi dan penilaian risiko dapat digunakan untuk memperkuat penyusunan program, kegiatan, indikator kinerja, serta target dalam dokumen perencanaan daerah.

5. Apakah manajemen risiko dapat digunakan dalam penyusunan anggaran?
Ya. Pendekatan berbasis risiko dapat membantu pemerintah daerah menentukan prioritas program, kebutuhan pengendalian, serta alokasi sumber daya berdasarkan risiko yang dapat memengaruhi pencapaian target.

6. Apakah terdapat praktik atau studi kasus?
Ya. Bimtek dapat dilengkapi dengan studi kasus dan simulasi penyusunan identifikasi risiko, matriks risiko, rencana mitigasi, serta integrasinya dengan perencanaan dan penganggaran daerah.

7. Apa manfaat utama mengikuti bimtek ini?
Peserta diharapkan mampu menghasilkan proses perencanaan dan penganggaran yang lebih terukur, responsif terhadap risiko, serta mendukung pencapaian target pembangunan daerah secara efektif dan efisien.

8. Apakah materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah?
Ya. Materi dapat disesuaikan dengan karakteristik pemerintah daerah, struktur perangkat daerah, dokumen perencanaan yang digunakan, serta kebutuhan penguatan manajemen risiko dan pengendalian internal.