Pusdiklat Bimtek Perhubungan

Bimtek Manajemen Risiko Sektor Transportasi Udara Terbaru 2026 -2027

Bimtek Manajemen Risiko Sektor Transportasi Udara Terbaru 2026 -2027

Bimtek Manajemen Risiko Sektor Transportasi Udara Terbaru 2026 -2027

Deskripsi

Bimtek Manajemen Risiko Sektor Transportasi Udara Terbaru 2026–2027 merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi, menilai, mengendalikan, dan memantau berbagai risiko yang dapat memengaruhi keselamatan, keamanan, operasional, pelayanan, serta keberlangsungan bisnis di sektor transportasi udara. Kompleksitas kegiatan penerbangan membutuhkan sistem manajemen risiko yang terstruktur agar setiap potensi risiko dapat diantisipasi dan ditangani secara tepat.

Pelatihan ini membahas konsep dasar manajemen risiko penerbangan, identifikasi bahaya (hazard identification), analisis dan penilaian risiko, pemetaan risiko, penentuan tingkat risiko, serta penyusunan strategi mitigasi dan pengendalian. Peserta juga akan memahami keterkaitan manajemen risiko dengan keselamatan penerbangan, Safety Management System (SMS), keamanan penerbangan, operasional bandar udara, pelayanan penumpang, dan pengelolaan fasilitas serta infrastruktur penerbangan.

Selain aspek teknis, peserta akan mempelajari penyusunan risk register, penetapan indikator risiko, mekanisme pelaporan kejadian, investigasi insiden, monitoring efektivitas mitigasi, serta penyusunan rencana tindak lanjut. Studi kasus digunakan untuk membantu peserta memahami penerapan manajemen risiko dalam berbagai kondisi operasional.

Melalui bimtek ini, peserta diharapkan mampu membangun budaya sadar risiko, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, memperkuat pengendalian operasional, dan mendukung terciptanya transportasi udara yang aman, andal, efektif, efisien, serta berkelanjutan sesuai kebutuhan dan tantangan sektor penerbangan 2026–2027.

Tujuan Bimtek Manajemen Risiko Sektor Transportasi Udara Terbaru 2026 -2027

  • Meningkatkan pemahaman peserta mengenai prinsip dan konsep manajemen risiko sektor transportasi udara.
  • Mampu mengidentifikasi berbagai bahaya dan potensi risiko dalam kegiatan penerbangan.
  • Meningkatkan kemampuan melakukan analisis, evaluasi, dan pemetaan risiko.
  • Memahami penerapan manajemen risiko dalam mendukung keselamatan penerbangan.
  • Memperkuat penerapan Safety Management System (SMS) berbasis risiko.
  • Mampu menyusun risk register dan menentukan prioritas risiko.
  • Mampu merancang strategi mitigasi dan pengendalian risiko yang efektif.
  • Meningkatkan kemampuan melakukan monitoring dan evaluasi efektivitas mitigasi.
  • Memahami pengelolaan risiko operasional, keamanan, pelayanan, fasilitas, dan infrastruktur penerbangan.
  • Membangun budaya sadar risiko untuk mendukung transportasi udara yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Materi Bimtek Manajemen Risiko Sektor Transportasi Udara Terbaru 2026 -2027

  • Konsep Dasar Manajemen Risiko Transportasi Udara
  • Karakteristik dan Profil Risiko Sektor Penerbangan
  • Regulasi dan Standar Keselamatan Penerbangan
  • Prinsip Safety Management System (SMS)
  • Identifikasi Bahaya (Hazard Identification)
  • Teknik Identifikasi Risiko Operasional Penerbangan
  • Analisis dan Penilaian Risiko
  • Matriks Risiko dan Penentuan Tingkat Risiko
  • Pemetaan dan Prioritas Risiko
  • Penyusunan Risk Register Sektor Transportasi Udara
  • Strategi Mitigasi dan Pengendalian Risiko
  • Manajemen Risiko Keselamatan Penerbangan
  • Manajemen Risiko Operasional Bandar Udara
  • Manajemen Risiko Keamanan Penerbangan
  • Risiko Fasilitas dan Infrastruktur Bandar Udara
  • Pelaporan Insiden dan Investigasi Kejadian
  • Key Risk Indicator (KRI) dan Monitoring Risiko
  • Evaluasi Efektivitas Pengendalian Risiko
  • Penyusunan Rencana Tindak Lanjut dan Emergency Response
  • Studi Kasus dan Simulasi Manajemen Risiko Transportasi Udara.

Untuk Memehami Opsi Di Atas Maka Kami Lembaga Studi Manajemen Akuntansi Dan Pemerintahan Bersama Para Narasumber Dari  Praktisi Dan Akademisi Melaksanakan  Bimtek Manajemen Risiko Sektor Transportasi Udara Terbaru 2026 -2027 Informasi Jadwal dan Tanggal Pelaksanaan Silahkan klik dan Download https://www.pusdiklatlsmap.com/download-jadwal/

Investasi Biaya 

  • Biaya Bimtek Diklat Sebesar @Rp 4.500.000 ( Empat Juta Lima Ratus Ribu Rupiah ) Sudah Termasuk Akomodasi Hotel
  • Biaya Bimtek Non Akomodasi Hotel @Rp.3.500.000 ( Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
  • Bagi Pemda Yang Sudah Menerapkan Transaksi Non Tunai Pembayaran Dapat Di        Transfer Rekening Bank Mandiri KCP Jakarta Graha No 121-00-0738303-1 An Lembaga  Studi Manajemen Akuntansi Dan Pemerintahan
  • Bagi Pemda Yang Belum Menerapkan Transaksi Non Tunai  / Pembayaran Di Tempat Pada saat Regestrasi Hotel
  • Menginap 3 Malam Twin Share (Bagi Peserta Menginap)
  • Mendapat Pendidikan dan Pelatihan selama 2 hari
  • Mendapat Tanda Peserta Bimtek
  • Mendapat Tas Eksklusif
  • Mendapat Konsumsi (Coffe Break 2x dan Lunch 2x)
  • Mendapat Dinner 3x (bagi peserta yang menginap)
  • Mendapat Kelengkapan Bimtek (Pena/Pensil, Note Book dan Makalah Bimtek )
  • Mendapat Flasdisk 8 GB
  • Mendapat Dokumentasi Kegiatan
  • Antar Jemput Bandara – Khusus Grup Rombongan 8 Orang
  • Mendapat Sertifikat Bimtek
  • City Tour Sesuai Daerah Tempat Pelaksanaan Bimtek Yang dipilih

Kami juga melayani permintaan kegiatan inhouse training atau outbound training didaerah dengan waktu,tempat dan materi yang disesuaikan berdasarkan permintaan dengan minimal 15 orang peserta. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi :

Kontak Kantor ☎ (021) 21202049,
Kontak Telpon Dan WA  0821-1414-0177, 0812-8862-1238

FAQ Bimtek Manajemen Risiko Sektor Transportasi Udara 2026–2027

1. Apa itu Bimtek Manajemen Risiko Sektor Transportasi Udara?
Bimtek ini merupakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dalam mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, mengendalikan, dan memantau risiko pada kegiatan transportasi udara.

2. Siapa yang dapat mengikuti bimtek ini?
Peserta dapat berasal dari pengelola bandar udara, operator penerbangan, regulator, unit keselamatan dan keamanan, pengelola fasilitas penerbangan, tenaga teknis, manajemen risiko, serta personel yang berkaitan dengan operasional transportasi udara.

3. Apa saja risiko yang dibahas?
Risiko yang dibahas meliputi risiko keselamatan penerbangan, operasional, keamanan, fasilitas dan infrastruktur, pelayanan, sumber daya manusia, serta risiko lain yang dapat memengaruhi keberlangsungan operasional.

4. Apakah membahas Safety Management System (SMS)?
Ya. Peserta akan mempelajari prinsip penerapan Safety Management System (SMS) dan keterkaitannya dengan identifikasi bahaya, penilaian risiko, mitigasi, serta pemantauan keselamatan.

5. Apakah peserta belajar menyusun Risk Register?
Ya. Materi mencakup identifikasi risiko, penilaian tingkat risiko, penentuan prioritas, penyusunan risk register, hingga strategi pengendalian dan mitigasi.

6. Apakah membahas manajemen risiko bandar udara?
Ya. Pelatihan mencakup berbagai risiko yang berkaitan dengan operasional bandar udara, fasilitas, infrastruktur, pelayanan, keselamatan, dan keamanan.

7. Apakah terdapat studi kasus?
Ya. Studi kasus dan simulasi digunakan untuk membantu peserta memahami penerapan manajemen risiko dalam situasi operasional transportasi udara.

8. Apakah bimtek ini cocok untuk peserta pemula?
Ya. Materi disusun mulai dari konsep dasar hingga penerapan sehingga dapat diikuti oleh peserta yang baru mempelajari manajemen risiko maupun peserta berpengalaman.

9. Apa manfaat mengikuti pelatihan ini?
Peserta diharapkan mampu melakukan pengelolaan risiko secara sistematis, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, memperkuat pengendalian operasional, dan mendukung peningkatan keselamatan penerbangan.

10. Apakah materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan instansi?
Ya. Materi dapat disesuaikan dengan karakteristik organisasi, jenis layanan, profil risiko, dan kebutuhan operasional masing-masing instansi.

11. Apakah pelatihan membahas Key Risk Indicator (KRI)?
Ya. Peserta akan mendapatkan pemahaman mengenai penggunaan Key Risk Indicator (KRI) untuk membantu memantau perubahan dan perkembangan tingkat risiko.

12. Apakah peserta mendapatkan sertifikat?
Umumnya peserta mendapatkan sertifikat sebagai bukti keikutsertaan dalam kegiatan, sesuai dengan ketentuan penyelenggara.